G’day Fellas! Makanan yang tidak boleh dimakan oleh kucing adalah hal yang penting. Sebagai Cat Lovers kita pasti ingin yang terbaik untuk Anabul kesayangan. Kita pasti menginginkan makanan yang bernutrisi dan bergizi agar kucing peliharaan tumbuh sehat dan menggemaskan. Jika fellas salah memberikan makanan yang tidak sesuai atau tidak bisa diolah dengan baik oleh perut kucing, bisa menimbulkan berbagai penyakit pada Anabul kesayangan loh!

Banyak yang beranggapan jika kucing boleh diberi makan apa saja, apalagi saat kucing menerima begitu saja makanan yang diberikan oleh manusia. Namun, faktanya kucing tidak boleh diberi makanan sembarangan agar kesehatannya tetap terjaga. Meski aman dikonsumsi oleh manusia, belum tentu aman dikonsumsi oleh kucing. Sehingga penting untuk pemilik kucing untuk mengetahui makanan apa yang bahaya dikonsumsi oleh kucing. Nah, sekarang CeritaKucing.Id akan spill untuk fellas daftar makanan terlarang untuk kucing, agar fellas dapat berhati-hati saat akan memberikan makanan pada Anabul, so stay with us in CeritaKucing.Id!

1. Coklat

Larangan yang pertama adalah coklat, terutama dark chocolate dan baking chocolate (cokelat bubuk yang digunakan untuk membuat kue). Cokelat masuk ke daftar makanan pertama yang dilarang diberikan untuk kucing karena mengandung zat yang bernama methylxanthines. Zat ini biasanya ditemukan dalam biji kakao yang sangat berbahaya bagi kucing. Methylxanthines dapat menyebabkan kucing mengalami muntah-muntah, diare, hipertermia (suhu tubuh tinggi), detak jantung tidak normal, kejang, hingga kematian.

Selain karena mengandung Methylxanthines, cokelat mengandung suatu zat bernama theobromin yang bisa menyebabkan masalah jantung, suhu tubuh tinggi, tremor otot, bahkan kejang-kejang pada kucing. Gabungan antara senyawa Methylxanthines, theobrominedan kafein pada kucing  dapat memicu peningkatan denyut jantung dan gangguan sistem saraf pusat pada kucing dan dapat menyebabkan keracunan, selain itu keracunan coklat juga dapat menyebabkan diare, muntah, tremor, gagal jantung, hingga kematian. Ngeri banget kan fellas? Maka dari itu jauhkan coklat dari Anabul kesayanganmu ya!

2. Susu Sapi

Larangan makanan selanjutnya adalah susu sapi, hal ini dikarenakan banyak kucing dewasa yang tidak toleran terhadap laktosa, sehingga susu dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Kalau fellas memberikan susu saat kucing masih kecil, hal itu boleh-boleh saja memberikan susu pada kucing. Bahkan susu untuk anak kucing tanpa induk sangat bermanfaat karena menunjang pertumbuhannya. Namun seiring bertambahnya umur kucing, perut kucing tidak bisa menoleransi berbagai produk olahan susu. Tidak hanya susu, tapi juga keju, yoghurt, dan berbagai produk olahan susu lainnya.

Kalau kamu pernah memberi kucingmu produk olahan susu  dan ia tidak kenapa-napa, mungkin karena jumlahnya hanya sedikit. Jika fellas memberikan olahan susu dalam jumlah banyak, apalagi terus-terusan, maka kucing bisa diare parah yang berakibat pada obesitas, diare, dehidrasi hingga kematian karena sebagian besar kucing tidak bisa mencerna laktosa.

3. Daging Mentah

Makanan tidak boleh dimakan selanjutnya sering dianggap remeh oleh para pemilik kucing, karena stigma dalam masyarakat menganggap daging mentah baik untuk kucing. Hal tersebut salah besar, karena daging mentah sering kali menyebabkan kontaminasi bakteri dan meningkatkan risiko kucing terkena salmonella, E.coli, toxoplasmosis, atau infeksi bakteri lainnya. Selain itu daging mentah juga  mengandung parasit Toxoplasma gondi, yang dapat menyebabkan penyakit toksoplasmosis pada kucing, pada Infeksi ini dapat menyebabkan gejala seperti penurunan nafsu makan, demam, dan masalah pernapasan. Jangan sampai fellas memberi Anabul kesayangan daging mentah ya!

4. Roti/Ragi

Untuk fellas yang belum tahu roti tidak mengandung zat nutrisi apapun bagi kucing. Selain itu, ragi dalam adonan roti ini akan mengembang dalam perut kucing dan mengundang masalah pencernaan. Oleh karena itu, jangan sampai kamu memberikan roti pada kucing, ya fellas! Sedikit saran dari CeritaKucing.Id. kamu boleh saja memberikan kucing roti, tapi perlu diperhatikan bahwa di dalam roti yang kamu berikan tidak mengandung lemak dan protein yang tinggi sehingga tidak mengganggu pencernaan bagi Anabul.

5. Anggur dan Kismis

Makanan tidak boleh dimakan selanjutnya bagi kucing adalah Anggur dan kismis, karena dapat menyebabkan perkembangan kerusakan ginjal. Biasanya, kucing akan muntah beberapa waktu setelah memakan anggur. Justru, membiarkan kucing mengonsumsi anggur dalam jumlah yang sedikit pun dapat menimbulkan gangguan kesehatan, salah satunya adalah dapat menyebabkan gagal ginjal akut pada kucing. Penyakit ini dapat menyebabkan kucing mengalami dehidrasi, meningkatkan frekuensi buang air kecil, penurunan nafsu makan, hingga masalah pencernaan, seperti diare.  Tak hanya itu, kamu mungkin akan menemukan kucingmu lesu, diare, tidak nafsu makan, dan sakit perut setelah memakan anggur atau kismis.

6. Telur Mentah

Telur matang mengandung banyak protein yang baik bagi kebutuhan gizi kucing. Tetapi, jika kamu memberi Anabul telur mentah yang mengandung avidin yaitu suatu enzim yang membuat kemampuan tubuh kucing menyerap biotin (vitamin B) berkurang. Tak hanya itu, telur mentah juga cenderung mengandung banyak bakteri yang bisa membuat kucing terkena penyakit parah seperti Salmonella atau Pankreatitis. Selain itu kucing pun berisiko menderita penyakit kulit

7. Hati Hewan

Nah fellas, untuk makanan yang satu ini, sebenarnya kamu masih bisa memberikannya dalam jumlah yang sedikit dan sangat jarang. Hati, baik itu hati ayam atau hati sapi, sangat baik bagi asupan nutrisi hal ini dikarenakan kaya akan zat besi, protein, dan kandungan zat lainnya. Namun, yang perlu diperhatikan yaitu hati memiliki kandungan vitamin A yang sangat tinggi sehingga bisa memicu kondisi hipervitaminosis A atau ketidakseimbangan vitamin A.  Akibatnya, kucing akan mengalami kelainan tulang dan osteoporosis

8. Nasi

Di luar sana masih terdapat beberapa orang yang memberikan nasi kepada kucing liar maupun kucing rumahan, hal ini dapat berakibat fatal. Hal ini dikarenakan kucing berbeda dengan manusia, kebutuhan utama kucing adalah protein, bukan karbohidrat. Kucing hanya butuh karbohidrat dalam jumlah yang sangat sedikit. Memberi nasi pada kucing hanya akan membuatnya kelebihan karbohidrat yang berujung pada diabetes dan obesitas. Daripada fellas memberi karbohidrat, kucing lebih membutuhkan kandungan protein. Sehingga jika kucing diberi makan nasi, akan sia-sia karena nasi tidak dapat diolah menjadi energi oleh kucing. Bahkan, jika kucing diberikan nasi terlalu banyak dapat menyebabkan kucing muntah, diare, dan kekurangan gizi.

9. Ikan Mentah

Masih banyak juga pemilik kucing yang tidak mengetahui bahaya memberi ikan mentah pada kucing. Selain mengandung banyak bakteri, ikan mentah mengandung enzim thiamine yang juga bisa merusak vitamin B. Mengandung enzim yang dapat menyebabkan defisiensi vitamin B1 pada kucing. Jika tubuh kucing sampai kekurangan vitamin B ini, ia bisa kejang-kejang. Bahkan jaringan otaknya juga bisa mengalami kerusakan, bahaya banget memberi ikan mentah pada kucing, kan!

10. Tulang

Larangan makanan yang tidak boleh dimakan kucing terakhir adalah tulang hewan, sebagian besar pemilik kucing suka memberikan kucing tulang hewan, seperti ayam atau ikan. Padahal yang perlu fellas ketahui, pemberian tulang pada kucing dapat membuat kucing tersedak atau cedera pada mulut, tenggorokan, dan saluran pencernaannya. Setelah tulang tertelan, tulang tersebut dikunyah oleh kucing tetapi akan menjadi potongan-potongan yang terlalu besar untuk melewati usus kucing. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan yang mengancam nyawanya. Tulang yang telah hancur di dalam tubuh kucing pun masih bisa merusak ususnya yang memang tidak memiliki kemampuan untuk memproses tulang. Apabila terlalu besar atau terlalu keras, tulang tentunya juga bisa menyebabkan gigi-gigi kucing rusak.

Kesimpulan

Nah fellas, CeritaKucing.Id sudah spill makanan yang tidak boleh dimakan oleh kucing. Yang perlu fellas ingat, yaitu hewan rumahan punya sistem metabolisme yang berbeda dari manusia. Oleh karena itu, fellas tidak boleh sembarangan memberi kucing makanan. Kita sebagai pemilik kucing harus memahami risiko yang terkait dengan memberikan makanan tertentu kepada hewan peliharaan kita. Pilihan terbaik adalah memberi mereka makanan khusus kucing yang memang sudah diformulasikan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan mendukung sistem pencernaan mereka.

Jika Anabulmu tidak sengaja mengonsumsi makanan-makanan tersebut, fellas dapat sebisa mungkin keluarkan makanan yang dikunyah keluar dari mulutnya. Jika tidak memungkinkan, amati Anabulmu apakah menunjukkan gejala-gejala tertentu. Ketika itu terjadi, segera hubungi dokter hewan. Oleh karena itu, sebagai pemilik kucing, fellas perlu memastikan bahwa ia mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan. Baca juga cara memelihara kucing, agar kamu bisa merawat Anabul kesayangan dengan baik dan benar disini.

Categorized in:

News,

Last Update: 11/11/2024